placeholder1

Sambung Nyowo (Herb)

index#Sambung Nyawa sangat bermanfaat untuk Jantung kita dan terbukti aman (non toksik) #

Sambung nyawa (Gynura procumbens) memiliki beberapa nama daerah seperti; daun dewa (Melayu) (Heyne, 1987; Wijayakusuma et al., 1992), sambung nyawa dan ngokilo (Jawa) (Thomas, 1989). Berasal dari daerah Afrika yang beriklim tropis. Tumbuh liar di pekarangan, ladang, semak, selokan dan tempat-tempat lain. Tumbuh dengan baik sampai ketinggian 500 m di atas permukaan laut. Tanaman ini merupakan jenis tanaman perdu.

Dari berbagai penelitian yang telah disebutkan sebelumnya, tanaman sambung nyawa memiliki berbagai macam khasiat, seperti menurunkan kadar gula darah, lemak dan tekanan darah.

Bahkan dari hasil penelitian Puslitbang Biologi LIPI ( Agusta, dkk tahun 1997 / 1998 dalam Winarto ) dapat diketahui bahwa daun sambung nyawa mengandung dua puluh satu jenis zat. Diantara zat-zat tersebut flavonoid merupakan zat yang paling efektif menurunkan kadar kolesterol LDL dalam darah karena flavonoid bekerja meningkatkan kolesterol HDL.

Dalam beberapa jurnal disebutkan bahwa daun sambung nyawa (Gynura procumbens) dapat menurunkan tekanan darah sistolik pada tikus SHR setelah administrasi oral setiap harinya selama 4 minggu dengan dosis 500mg/kg berat badan, serta mencegah terjadinya kerusakan pada jaringan pembuluh darah. Mekanismenya adalah dengan menurunkan kadar Lactate Dehydrogenase (LDH) serta Creatin Phosphate Kinase (CPK)34. LDH dan CPK merupakan biomarker penting untuk myocardiac ischemia pada penderita hipertensi.

Mekanisme yang lain adalah dengan meningkatkan meningkatkan konsentrasi serum NO (Nitrite Oxide). NO merupakan molekul kecil yang berfungsi sebagai vasodilator, kadar NO yang berkurang menyebabkan disfungsi endotel sehingga hipertensi terjadi. Pemberian Gynura procumbens akan menyebabkan peningkatan kadar NO secara signifikan, sehingga dapat dijadikan agen untuk hipotensi.

Penelitian oleh See-Ziau Hoe dkk. dari Departement of Physiology and Molecular Medicine, Faculty of Medicine, University of Malaya, Malaysia pada tahun 2006 menggunakan objek tikus. Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman sambung nyawa memiliki aktivitas hipotensif melalui penghambatan aktivitas enzim pengonversi angiostenin.

Penelitian oleh Endang Hardini dari Departemen Farmasi Program Pendidikan Pasca-Sarjana, Institut Teknologi Bandung pada tahun 1990 menggunakan objek tikus putih jantan dewasa. Penelitian ini membuktikan bahwa tanaman sambung nyawa memiliki aktivitas hipotensif yang bisa menghambat efek tiramin dan efedrin, dan diduga bisa menghambat kerja obat simpatomimetik yang bisa menaikkan tekanan darah, namun tidak menghambat peningkatan tekanan darah oleh hormon adrenalin dan non adrenalin.

Penelitian juga telah membuktikan bahwa daun sambung nyawa tidak memiliki racun sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun daun sambung nyawa memiliki efek hipotensif (bisa menurunkan tekanan darah), sehingga disarankan daun sambung nyawa sebaiknya tidak dikonsumsi lebih dari 10 lembar setiap harinya.

Disarikan dari berbagai sumber.

dr. Ferihana Suharda

#Teruntuk juga…sejawatku yang belum mau menerima Herb Medicine

3 thoughts on “Sambung Nyowo (Herb)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>