Perhatikan dengan siapa kita Berteman

Wahai Saudariku,
Mari kita perhatikan dengan seksama
Dengan siapa kita berteman
Siapa yang kita cintai
Siapa yang kita idolakan
Perhatikanlah baik-baik
Karena,
Jangan sampai teman kita didunia adalah musuh sejati kita di akhirat
Jangan sampai yang kita cintai justru mengajak kita ke neraka jahim
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ وَأَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
Seseorang akan bersama dengan orang yang ia cintai. Dan engkau akan bersama orang yang engkau cintai (HR. Tirmidzi no. 2385)
Ketahuilah, kecintaan yang bermanfaat adalah kecintaan yang dibangun diatas taqwa
الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ
Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa (QS. Az Zukhruf: 67)
Dalam hadits riwayat Imam Muslim, Anas bin Malik Radhiyallahu anhu mengatakan
فَمَا فَرِحْنَا بَعْدَ الإِسْلاَمِ فَرْحًا أَشَدَّ مِنْ قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِنَّكَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
Sejak memeluk Islam, kami tidak pernah merasakan kebahagiaan melebihi kebahagiaan yang kami rasakan karena mendengar sabda Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai
فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ
Maka saya mencintai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Abu Bakr Radhiyallahu dan umar
أَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّي إِيَّاهُمْ وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ
Aku berharap bisa bersama mereka dengan sebab kecintaanku kepada mereka, meskipun aku tidak mampu melakukan amalan mereka (Juga diriwayatkan Bukhari no. 3688)
dr.Ummu Sulaym Ferihana
Mudarrisah di Madrosah Uwais Al Qorniy
Follow
@terasdakwah
@amida.td
@madrasah_uwais_qarniy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *