Ketika ujian menerpa Ketika mushibah menimpa Ketika fitnah melanda

Ketika ujian menerpa
Ketika mushibah menimpa
Ketika fitnah melanda

Maka,

Istirja’ lah, diamlah dengan tenang
Hudu’ sakinah menghadap Ar Rahman
Jangan salahkan oranglain atas keadaan yang ada

Namun,

Korek diri dalam dalam, mengapa mushibah ini datang ?
Dosa apa yang telah kita lakukan, kekurangan apa yang belum kita sempurnakan
Lalu taubat dan kembali… inabah kamilah kepada Ar Rahman
Perbaiki semua sesuai petunjukNya, dengan niat karena Dia semata, bukan karena selainNya

Tak perlu membalas hujatan
Tak perlu menjawab segala umpatan
Jangan pula mendoakan mereka dengan keburukan

Sungguh,

Caci dan makian mereka bukanlah keburukan bagi kita
Hinaan mereka bukanlah kehinaan bagi kita
Bahkan, dituduhkannya aib atas diri kita bukan pula kerendahan bagi kita

Justru, itu adalah kebaikan yang banyak dari Rabbunaa
Dihapuskannya dosa
Diangkatnya derajat kita didunia hingga di jannahNya
Maka jagalah keikhlasanmu, ketaqwaan dan ketawakalanmu
Agar sempurna pahala dariNya

Biarkan mereka
Bebaskan mereka

Ucapkan saja yang baik-baik
Dan perbanyak doa yang baik
Karena saat ini, antara kita dengan Ar Rahman tak ada hijab
Dia sudah berjanji akan Mengabulkan setiap doa orang yang terdzolimi
Dan janjiNya pasti ditepati

Orang yang dzolim tak akan lama didalam kesenangan
Mereka pun tak akan hidup dalam ketenangan
Karena Allah tak akan tinggal diam, didunia dan akhirat, pasti akan ada balasan

Cepat atau lambat
Semua tinggal menunggu

Mari berdoa di Jum’at yang penuh berkah insya Allah

Al faqiirah ilaa Maghfirati Rabbihaa
dr. Ummu Sulaym Ferihana @kajian_dr.ferihana

Founder Klinik Gratis Dhuafa (Rumah Sehat Muslim dan Dhuafa Yogyakarta)
Mudarrisah di Madrasah Uwais Al Qarniy (Belajar Bahasa Arab Gratis Yogyakarta)

Nasihat ini, untukku dan untuk seluruh santri dan karyawanku semuanya
Semoga Allah Menjaga dan Menyelamatkan hati, lisan dan tulisan kita dari segala keburukan, aaamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *